Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Udang Rebon (Kasia) di Kampung Arar Kabupaten Sorong

  • Nur Abu Universitas Muhammadiyah Sorong
  • La Ibal Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Sulfiana Sulfiana Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Rahmi Rahmi Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Andi Rahayu Anwar Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Murni Murni Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Nur Miswar Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Salmawati Salmawati Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Mierta Dwangga Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Azalia Fajri Yasin Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Nurbia Nurbia Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Faridz Macap Universitas Muhammadiyah Sorong
Kata Kunci: Rebon/Casia Shrimp, Arar Village, EM4 Bioactivator, Liquid Organic Fertilizer

Abstrak

Pengabdian ini dilaksanakan di Kampung Arar, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, yang memiliki potensi melimpah udang rebon (udang kasia). Udang rebon mengandung protein, kalsium, fosfor, dan zat besi yang tinggi, namun limbah cucian udang ini belum dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan kepada masyarakat Kampung Arar dalam memanfaatkan limbah udang rebon untuk menghasilkan pupuk organik cair (POC) dengan menggunakan bioaktivator Effective Microorganism (EM4). Metode pengabdian melibatkan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam proses fermentasi POC, serta penerapannya pada tanaman. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, terutama kelompok ibu-ibu PKK, terhadap manfaat limbah udang rebon, dengan peningkatan pengetahuan sebesar 70% setelah pelatihan. Selain itu, masyarakat dapat memproduksi POC secara mandiri dan mengaplikasikannya pada tanaman seperti kangkung, yang menunjukkan pertumbuhan lebih baik. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi terhadap pengelolaan limbah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui praktik pertanian berkelanjutan.

Referensi

Ammurabi, S. D., Anas, I., & Nugroho, B. (2020). Substitusi Sebagian Pupuk Kimia dengan Pupuk Organik Hayati pada Jagung (Zea Mays). Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 22(1), 10–15. https://doi.org/10.29244/jitl.22.1.10-15

Dwisvimiar, I., Kusumaningsih, R., & Efriyanto. (2023). Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). ILPI: Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi, 1(4), 679–690. https://doi.org/10.51873/jhcs.v1i2.13

Hamidah, N., Sinthia, C., & Anshori, M. (2023). Pengaplikasian Komposter Sampah Organik Untuk Pemenuhan Kebutuhan Pupuk di Desa Palengaan Dajah Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan. Communnity Development Journal, 04(04), 7980–7991.

Hidayah, N., Akmal, A., & Puji Lestari, A. (2021). Pengaruh Pupuk Organik Fermentasi Padat Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai (Glycine Max (L) Merrill). Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian, 4(2), 11–21. https://doi.org/10.22437/agroecotania.v4i2.20437

Mulyati, B, B. A., & S, T. R. (2021). Serapan Hara N , P , K dan Pertumbuhan Tanaman Jagung Pada Berbagai Dosis Pupuk Anorganik dan Organik di Tanah Inceptisol Nutrient ( N , P , K ) Uptake and Growth of Corn Plants at Various Doses of Inorganic and Organic Fertilizers in Inceptisol Soils. Jurnal Sains Teknologi Dan Lingkungan, 4(28), 55–66.
Nurhayati. (2022). Pemupukan Terpadu Organik dan Anorganik pada Budidaya Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis L). Skripsi: Universitas Borne Tarakan, 1–77.

Prabowo, T., Asra, R., & Amelia, J. M. (2019). Hubungan Kelimpahan Zooplankton Terhadap Hasil Tangkapan Alat Tangkap Togok di Kelurahan Kampung Nelayan Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Biospecies, 12(1), 11–23. https://doi.org/10.22437/biospecies.v12i1.6572

Pratiwi, V. (2021). Substitusi Tepung Udang Rebon Kering pada Tepung Terigu terhadap Mutu Organolpetik, Kadar Protein, dan Daya Terima Mi Basah. Skripsi : Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang, 1–69.

Purnomo, A. D., Wadli, Purwanti, Y., & Daryono. (2023). Pengaruh Penambahan Udang Rebon Kering terhadap Peningkatan Kandungan Protein dan Uji Organoleptik Pada Sate Aci. Gema Agro, 28(2), 147–154. https://doi.org/10.22225/ga.28.2.8203.147-154

Subula, R., Uno, W. D., & Abdul, A. (2022). Kajian Tentang Kualitas Kompos yang Menggunakan Bioaktivator Em4 (Effective Microorganism) dan Mol (Mikroorganisme Lokal) dari Keong Mas. Jambura Edu Biosfer Journal, 4(2), 54–64. https://doi.org/10.34312/jebj.v4i2.7753

Sulfiana, Ibal, L., Abu, N., Anwar, A. R., Rahmi, Murni, Kayatun, S. N., Saleh, M., & Masniar. (2024). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pemasaran Produk Udang Kasia untuk Meningkatkan Perekonomian di Kampung. AJAD : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 590–598. https://doi.org/10.59431/ajad.v4i3.409

Suyanto, A., Oktarianti, S., Astar, I., & Tutik Purwani Irianti, A. (2022). Penggunaan Streptomyces Ambofaciens sebagai Bioaktivator dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Organik. Jurnal Teknotan, 16(1), 1–6. https://doi.org/10.24198/jt.vol16n1.1
Diterbitkan
2024-12-11