Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Lokal Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat Kampung Snamboy, Distrik Warmare

  • Maria A. Mawing Universitas Muhammadiyah Papua Barat
  • Samel Tomasoa Universitas Muhammadiyah Papua Barat
  • Tirsa Rahel Wabiser Universitas Muhammadiyah Papua Barat
  • Jovi Bernar Kilanmase Universitas Muhammadiyah Papua Barat
  • Evila Viviani Vonike Universitas Muhammadiyah Papua Barat

Abstract

Tanaman obat lokal merupakan salah satu sumber daya hayati yang memiliki potensi untuk mendukung upaya pemeliharaan kesehatan masyarakat sekaligus mempertahankan kearifan lokal. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai identifikasi, manfaat, pengolahan, dan keamanan penggunaan tanaman obat masih perlu ditingkatkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat Kampung Snamboy, Distrik Warmare melalui edukasi pemanfaatan tanaman obat lokal. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Materi edukasi mencakup pengenalan tanaman obat lokal, manfaat, bagian tanaman yang digunakan, teknik pengolahan, serta prinsip keamanan pemanfaatannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat setelah mengikuti edukasi. Peserta menjadi lebih mampu mengenali tanaman obat yang tersedia di lingkungan sekitar, menjelaskan manfaatnya, memahami cara pengolahan yang tepat, serta menyadari pentingnya memperhatikan keamanan dan keterbatasan penggunaan tanaman obat. Kegiatan juga mendorong masyarakat untuk melestarikan pengetahuan tradisional dan memanfaatkan sumber daya lokal secara bijaksana. Edukasi tanaman obat lokal dapat menjadi strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat berbasis kearifan lokal.

References

Emilda, E., Hidayah, M., & Heriyati, H. (2017). Analisis pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga (studi kasus kelurahan situgede, kecamatan bogor barat). Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 14(1), 11-20.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Kemenkes sarankan masyarakat manfaatkan obat tradisional. Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Ketentuan bahan obat tradisional. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI

Marlina, M., Indrawati, A., & Irma, I. (2025). Revitalisasi Pengobatan Tradisional Melalui Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Lokal Untuk Kesehatan Reproduksi Modern. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas), 6(2), 103-116.

Mujahid, R., Yanuar, F., & Nurindra, R. W. (2017) Eksplorasi Pengetahuan Lokal Etnomedisin dan Tumbuhan Obat Berbasis Komunitas di Indonesia Provinsi Papua Barat (Laporan Penelitian). Project Report. Balai Besar Peneltian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, Tawangmangu.

Octavian, A., Widayat, T., & Suebu, M. (2025). Riset Khusus Eksplorasi Pengetahuan Lokal Etnomedisin dan Tumbuhan Obat Berbasis Komunitas di Indonesia Provinsi Papua. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

World Health Organization. (2025). Global traditional medicine strategy 2025–2034.
Published
2026-06-26

Most read articles by the same author(s)