NILAI-NILAI BUDAYA DAN SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA "BILA MALAM BERTAMBAH MALAM" KARYA PUTU WIJAYA
Abstrak
bstrak
Penelitian ini berawal dari adanya nilai budaya dan sosial di dalam naskah drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya yang sangat melekat dengan kebudayaan masyarakat Bali Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai budaya dan sosial, mulai dari bahasa yang digunakan, peralatan, pengetahuan, persoalan sosial dan status sosial di dalam naskah drama Bila Malam Bertambah Malam. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil pada Desamber 2022 sampai Maret 2023. Metode yang digunakan adalah membaca naskah drama yang akan dianalisis, menganalisis nilai budaya, menganalisis nilai budaya, dan menelaah buku-buku teori sastra tentang etnografi Hasil penelitian ini, antara lain (1) Nilai Budaya pemberian nama dalam naskah drama Bila Malam Bertamba Malam.(2) Nilai Budaya dari peralatan setiap tokoh pemeran, (3)Nilai budaya dari bahasa yang digunakan dari setiap pemeran, (4) Nilai budaya dari pengetahuan, (5) Hubungan Manusia dengan Budaya. kemudian Nilai Sosial di dalam naska drama yaitu (1)Persoalan Sosial Berdasarkan Hubungan Manusia dengan Manusia, (2) Status Sosial Salah satu contoh nilai budaya dan yang ditemukan dalam naskah drama yaitu dari bahasa yang digunakan seperti Swastiastu yang melekat dengan kebudayaan Bali yang mempunyai arti salam pembuka yang biasa diberikan oleh orang bali kepada seseorang yang ditemukannya.
Kata Kunci: nilai-nilai budaya dan sosial
Referensi
Alwasila A, C. (2003). Pokoknya Kualitatif Dasar-Dasar Merancang dan Melakukan Penelitian Kualitatif . Jakarta: Dunia Pustaka Jaya dan Pusat Studi Pustaka .
Aminuddin. (2004 ). Pengantar Apresiasi Karya Sastra . Bandung : Sinar Baru Agensindo .
Anwar, F., & Syam, A. (2019). Kritik Sosial dalam naskah drama alangkah lucunya negeri ini karya Deddy Mizwar. Jurnal bahasa dan Sastra, 105-121.
Azhari, M. (2009). Manajemen Teater . Palembang : Penerbit Universitas Sriwijaya.
Burhanuddin , S. (1997). Etika Sosial . Jakarta : PT Rineka Cipta.
Chamamah Soeratno, S. (2001). Penelitian Sastra Tinjauan Tentang Teori dan Metode Sebuah Pengantar dalam Metodologi Penelitian Sastra . Hanindita .
Dewi , R. (2008). Diklat Sejarah Sastra . Lubuk Linggau : STKP-PGRI Lubuk Linggau.
Djahiri, A. K. (1996). Menelusur Dunia Afektif. Pendidikan Nilai dan Moral. Bandung: Lab.Pengajaran PMP IKIP.
Driyarkara, D. (1991). Tentang Pendidikan . Yogyakarta: Kanisius.
Eryanti , W. (2015). Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Kumpulan Naskah Drama "Kalangkang Urang " Karya Arthur S. Nalan . Dangiang Sunda : http://antalogi.upi.edu/file/jurnal _indonesia _uul.pdf.
Ibrahim, A. (1994). Panduan Penelitian Etnografi Komunikasi . Surabaya : Usaha Nasional.
Jandt, F. (1998). Intercultural comunication : An introduction ( 2nd ed). Thousand : Sage Publication.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antrapologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kraft, C. (1978). Interpreting in cultural context. Journal Of The Evangelical Theological Society, 21(4), 357-368.
Kusherdyana. (2018). Pemahaman lintas budaya dalam konteks pariwisata dan hospitalitas . Bandung : Alfabeta .
Lewis, R. (2013). When culture collides . London : Nicholas Brealey International, Boston.
Mulyana, R. (2004). Mengartikulasikan Pendidikan Nilai . Bandung: Alfabeta.
Mulyaningsih, C. (2017). Kritik Sosial Dalam Naskah Drama Tik, Karangan Budi Yasin Misbach: Suatu Pendekatan Hermeneutik. AKSIS : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia , 253-266.
p, &., & Prasasti , B. (2020). Nilai Budaya Minangkabau dalam Naskah Drama Dr. Anda Karya Wisran Hadi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 79-88.
Prasasti, B., & Aggraini , P. (2020). Nilai-nilai Budaya Minangkabau dalam Naskah Drama Dr. Anda Karya Wisran Hadi. Fon. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia , 79-88.
Sumatri, E. (2003). Resume Perkuliahan Filsafat Nilai dan Moral. Bandung: Pascasarjana UPI.









