The Model Media Audiovisual Sebagai Media Pembelajaran BIPA Untuk Mengenalkan Kosakata Bahasa Batak Pakpak Melalui Cerita Rakyat
Model Media Audiovisual Sebagai Media Pembelajaran BIPA Untuk Mengenalkan Kosakata Bahasa Batak Pakpak Melalui Cerita Raky
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis pemanfaatan media audiovisual sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) dalam mengenalkan kosakata bahasa Batak Pakpak melalui cerita rakyat “Asal Usul Nasi Pulut”. Media audiovisual dipilih karena kemampuannya dalam menyajikan informasi secara lebih menarik dan interaktif, sehingga dapat memudahkan siswa dalam memahami hal-hal baru. Cerita rakyat “Asal Usul Nasi Pulut” dijadikan bahan utama karena mempunyai kekayaan budaya dan bahasa yang dapat dijadikan konteks untuk mengenalkan pemahaman kontekstual bahasa Batak Pakpak. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan sebagai metode penelitian utama untuk mengumpulkan, menganalisis dan merumuskan teori dan temuan yang relevan dengan topik “Model Media Audiovisual Sebagai Media Pembelajaran BIPA Untuk Mengenalkan Kosakata Bahasa Batak Pakpak Melalui Cerita Rakyat Asal Usul Padi Pulut’”. Dalam studi literatur ini, penulis mengulas berbagai sumber seperti buku, jurnal, artikel, laporan penelitian, dan sumber online terkait pembelajaran bahasa khususnya Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), pemanfaatan media audiovisual dalam pendidikan, dan penerapannya. cerita rakyat sebagai sarana pembelajaran bahasa dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual yang dikembangkan dapat membantu pembelajar BIPA memahami bahasa Batak Pakpak dengan lebih menyenangkan dan efektif. Penggunaan cerita rakyat sebagai konteks juga meningkatkan pemahaman budaya sekaligus memperkaya pemahaman peserta didik. Diharapkan media ini dapat dijadikan referensi dalam pembelajaran bahasa daerah bagi penutur asing yang mempelajari bahasa Indonesia.
Referensi
Asteria, P. V., & Nofitasari, A. (2023). Wujud Budaya Indonesia Sebagai Pemantik Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Asing. Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 7(1), 61–71. https://doi.org/10.29407/jbsp.v7i1.19887
Azi, A. S., & Dajan, H. J. (2022). Effects of Using Instructional Materials on the Academic Performance of Secondary School Students’ in Economics in Jos-North Local Government Area of Plateau State. Kashere Journal of Education, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.4314/kje.v3i1.1
Chaer, A. (2012). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Defina. (2021). Penilaian mahasiswa BIPA terhadap pembelajaran tatap muka dan online. Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA), 3(1), 12–23.
Erviana, Y., & Agus Faisal, V. I. (2022). Kearifan Lokal Lereng Sindoro-Sumbing dalam Membangun Profil Pancasila Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6909– 6923. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3501
Erowati, R., & Nurjanah, N. (2020). Pelafalan dan pengenalan kosakata pada pemelajar BIPA di dalam tes kemahiran berbicara. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 17–28.
Inderasari, E., & Agustina, T. (2017). Pembelajaran bahasa Indonesia pada mahasiswa asing dalam program BIPA IAIN Surakarta. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 6–14.
Indriani, I. (2017). Leksikostatistik bahasa Batak Toba dengan bahasa Pakpak Dairi (Tesis). Universitas Sumatera Utara.
Nainggolan, R., Lubis, M. S., & Harahap, S. M. (2021). Afiksasi bahasa Pakpak Dairi dalam masyarakat di Desa Tumba Julu Kecamatan Manduamas Kabupaten Tapanuli Tengah. BASASASINDO, 1(2), 8–16.
Pamenang, F. D. N. (2021). Local Wisdom in Learning As an Effort To Increase Cultural Knowledge: Students� Perception As Prospective Teachers. IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching), 5(1), 93–101. https://doi.org/10.24071/ijiet.v5i1.3050
Qoyyimah, U. (2020). Transforming Culture Through Education. https://doi.org/10.4108/eai.8-9- 2020.2301324









