Pengaruh Penggunaan Lembar Diskusi Peserta Didik Berbasis Jejaring Pertanyaan terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Fisika di SMA Negeri 5 Banda Aceh
Abstrak
Kurikulum 2013 mengutamakan kerterlibatan peserta didik yang lebih mendominasi kelas saat proses pembelajaran dan guru hanya sebagai fasilitator. Kenyataannya selama proses kegiatan belajar peserta didik masih cenderung pasif dan kurangnya antusias peserta didik dalam mengikuti pembelajaran fisika. Agar mengurangi permasalahan tersebut, maka diperlukan upaya yang mampu menciptakan interaksi yang positif antara peserta didik dengan guru sehingga dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dalam belajar. Upaya dilakukan dengan menggunakan lembar diskusi peserta didik berbasis jejaring pertanyaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lembar diskusi peserta didik berbasis jejaring pertanyaan terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Fisika di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Eksperimen. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 24 peserta didik pada kelas eksperimen dan 24 peserta didik pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes. Teknik analisis data menggunakan statistik uji t dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05). Hasil analisis data diperoleh ttabel = 1,679 dan thitung = 2,768. Oleh karena itu thitung > ttabel atau 2,768 > 1,679, sehingga thitung berada dalam penerimaan Ha dan akibatnya tolak H0. Berdasarkan hasil analisis data maka dinyatakan hipotesis penelitian diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan lembar diskusi peserta didik berbasis jejaring pertanyaan terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Fisika di SMA Negeri 5 Banda Aceh.
Referensi
Azmi, Khairul, Muhammad, Rahayu, Satutik, & Hikmawati. (2016). Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Metode Eksperimen dan Diskusi Terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau dari Sikap Ilmiah Siswa Kelas X MIPA SMA N 1 Mataram. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 2(2).
Evendi. (2016). Aktivitas Guru dan Siswa Tentang Keterampilan Bertanya Dalam Pembelajaran Fisika. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains 2016.
Greenstein, L. (n.d.). Assessing 21st Century Skills: A Guide to Evaluating Mastery and Authentic Learning. USA: SAGE Publication.
Helyandari, B. H., Hikmawati, & Sahidu, H. (2020). Pengaruh Model Problem Based Learnıng Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik MA Darul Hikmah Darek Tahun Pelajaran 2019/2020. KONSTAN Jurnal Fisika Dan Pendidikan Fisika, 5(1), 10–17.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Ibrahim, M. (2008). Asesmen Berkelanjutan. Surabaya: UNESA Universitas Press.
Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, (2013).
Mairani, E., & Simatupang, S. (2018). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Ranah Kognitif Tingkat Tinggi Siswa Pada Materi Suhu Dan Kalor Kelas X Semester II SMA Negeri 5 Tanjung Balai T.P 2016/2017. Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika ( INPAFI ), 2(1), 16–25.
Nisa, A. K. (2015). Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pemograman Dekstop XI RPL SMK Ma’arif Winosari. Universitas Negeri Yogyakarta.
Paradina, D., Connie, C., & Medriati, R. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Kelas X. Jurnal Kumparan Fisika, 2(3), 169–176. https://doi.org/10.33369/jkf.2.3.169-176
Prastowo, A. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Purwanto. (2013). Evaluasi Hasil Belajar. Surakarta: Pustaka Belajar.
Restu, I. A., & Arini, W. (2020). Pengembangan LKS Fisika Berbasis Contextual Teaching and Learning Materi Suhu dan Kalor Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 6 Lubuklinggau. Sılamparı Jurnal Pendıdıkan Ilmu Fısıka, 2(2), 92-106.
Sani, R. A. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.
Saputra, D., Denny, Y. R., & Utami, I. S. (2019). Studi komparasi miskonsepsi dengan metode diskusi menggunakan media lembar diskusi siswa dan media teka-teki silang pada materi optik. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika Untirta, 2(1), 177–183. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/sendikfi/article/view/9694
Sarifah, A. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Dengan Menggunakan Metode Indeks Respon Kepastian (IPK) Pada Materi Impuls Dan Momentum Linear Di SMA Negeri 2 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Pendidikan Fisika, 2(2), 272–276.
Sudjana, N. (2009). Metode Statistika (6th ed.). Bandung: Penerbit Tarsito.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suyono, & Harianto. (2011). Belajar dan Pembelajaran. Surabaya: Remaja Rosdakarya.
Syahrum & Salim. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Cipustaka Media.
Usmadi. (2020). Pengujian Prasyarat Analisis (Uji Homogenitas dan Uji Normalitas). Inovasi Pendidikan, 7(1), 50–62.
Utama, D. N., Fifendy, M., & Fitriani, V. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Disertai Lembar Diskusi Siswa (LDS) Terhadap Hasil Belajar Bıologi Siswa Kelas X SMAN 1 Padang Gelugur Pasaman. STKIP PGRI SUMATERA BARAT.
.



.png)



