Potensi Tumbuhan Lokal Papua sebagai Media Pembelajaran Biologi Berbasis Kearifan Lokal

  • Nurvita Hidayah Universitas Muhammadiyah Papua barat
  • Asti Frida Yuni Universitas Muhammadiyah Papua barat
  • Mince Gobay Universitas Muhammadiyah Papua barat
  • Eliana Tebai Universitas Muhammadiyah Papua barat
  • Thomas Marbuan Universitas Muhammadiyah Papua barat
  • Wiska Baharuddin Universitas Muhammadiyah Papua barat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tumbuhan lokal Papua sebagai media pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnobotani. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, identifikasi tumbuhan, serta analisis keterkaitan tumbuhan lokal dengan materi pembelajaran biologi. Informan penelitian meliputi masyarakat lokal, tokoh adat, dan guru biologi yang dipilih secara purposive berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka mengenai tumbuhan lokal serta pemanfaatannya. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan lokal Papua memiliki potensi yang tinggi sebagai media pembelajaran karena memiliki karakteristik biologis, ekologis, dan nilai budaya yang dapat dikaitkan dengan berbagai konsep biologi, seperti keanekaragaman hayati, klasifikasi, morfologi tumbuhan, ekologi, adaptasi, pemanfaatan sumber daya alam, dan konservasi. Integrasi tumbuhan lokal dengan kearifan masyarakat dapat menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna serta meningkatkan keterhubungan peserta didik dengan lingkungan dan budaya setempat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tumbuhan lokal Papua berpotensi dikembangkan menjadi herbarium, katalog, LKPD, modul, maupun media digital untuk mendukung pembelajaran biologi sekaligus memperkuat pelestarian biodiversitas dan kearifan lokal.

References

Bowaire, A. W., & Sriyati, S. (2025). Pemanfaatan Noken Papua dalam Kajian Etnobotani: Aplikasi Kearifan Lokal sebagai Sumber Belajar dalam Materi Biologi. Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 10(2), 156-165.

Helakombo, Y., Tanjung, R. H., & Suharno, S. (2022). Etnobiologi Tumbuhan Sebagai Bahan Baku Tas Noken Oleh Suku Yali Di Distrik Abenaho Kabupaten Yalimo, Papua. Jurnal Biologi Papua, 14(2), 87-94.

Kameubun, K. M., Rehiara, R., & Deminggus, F. (2020). Pemanfaatan Tumbuhan Diwoka (Piper macropiper Pennant.) oleh suku Dani, Wamena. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 8(1), 37-45.

Kiew, R. (2020). Towards a flora of New Guinea: Oleaceae. Part 1. Jasminum, Ligustrum, Myxopyrum and Olea. Reinwardtia, 19(1), 1-25.

Lestari, S., Siregar, T., & Nainggolan, J. (2019). Pengembangan modul IPA Terpadu berbasis kearifan lokal Papua materi interaksi mahluk hidup terhadap lingkungan. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 7(3), 106-112.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & SaldaƱa, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Sihombing, R. A., Anwar, S., Liu, S. Y., Muslim, M., Winarno, N., & Sihombing, P. J. (2025). Integrating local wisdom into environmental education: A systematic review of ethnoscience research in Indonesia. Journal of Natural Science and Integration, 8(1), 57-74.

Utami, S. D., Efendi, I., Dewi, I. N., Ramdhani, A., & Rohyani, I. S. (2018, July). The Study of Local Wisdom of Sasak Ethnic In The Development of Biology Instructional Learning Program (P3Bio) Based on 21st Century Skills. In MISEIC 2018.

Widya, A., Hikmat, A., & Kartono, A. P. (2015). Etnobotani dan Konservasi Ketimunan/Timonius timon (Spreng.) Merr. pada Masyarakat Lokal Suku Kanume di Taman Nasional Wasur Papua. Media Konservasi, 20(2), 231215.

Yarman, Y., Basuni, S., & Soekmadi, R. (2013). Implikasi kearifan lokal bagi pengelolaan Taman Nasional Wasur. Media Konservasi, 18(3), 231296.

Yarmalinda, D., Imron, M., & Maria, A. (2025). Pengembangan Modul Biologi Berbasis Kearifan Lokal Papua Menggunakan Model Inquiry Learning Pada Materi Konservasi Keanekaragaman Hayati. Biology and Education Journal, 5(1), 11-24.
Published
2026-06-25